Ibunda
tak pernah ada akhir perjuangamu
tunggu sebentar lagi, akan q balas segala susah itu
ibunda,
maafkan anakmu ini
masih belum bisa hentikan kucur keringat itu
masih belum bisa hapus lelah itu
ibunda,
q cari cari tempat menyejukkan hati
tapi tak temu jua
karena engkaulah tempatnya
sekaligus tempat berteduh dari badai yang tak reda
tempat mengadu dari luka nganga
nestapa
tempat curahan isak tangis
ibunda
anak mu ini elum tiba dalam stasiun mimpi itu
masih meraba-raba, menjangkau-jangkau, mereka-reka
tunggulah ibunda
aq akan kembali dengan sejuta tawa untukmu
q harap pelukan mu masih sehangat dahulu
No comments:
Post a Comment